Kantong Baru dan Anggur Baru
Nats : Ia
mengatakan juga suatu perumpamaan kepada mereka: "Tidak seorangpun
mengoyakkan secarik kain dari baju yang baru untuk menambalkannya pada
baju yang tua. Jika demikian, yang baru itu juga akan koyak dan pada
yang tua itu tidak akan cocok kain penambal yang dikoyakkan dari yang baru
itu. Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru
ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian, anggur yang baru
itu akan mengoyakkan kantong itu dan anggur itu akan terbuang dan
kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru harus disimpan
dalam kantong yang baru pula. Dan tidak seorangpun yang telah minum anggur
tua ingin minum anggur yang baru, sebab ia akan berkata: Anggur
yang tua itu baik." (Luk 5:36-39)
Aku akan
memberikan mereka hati yang lain dan roh yang baru
di dalam batin mereka; juga Aku akan menjauhkan dari tubuh mereka hati yang
keras dan memberikan mereka hati yang taat, supaya mereka hidup menurut
segala ketetapan-Ku dan peraturan-peraturan-Ku dengan setia; ...(Yeh 11:19,20)
Menjadi Kristen bukan belajar
pendidikan budi pekerti atau tentang sopan santun atau tetang etika melainkan tentang
hidup baru di dalam Kristus. Hidup Kristen bukan renovasi tetapi baru sama sekali. (2 Kor 5:17 Jadi siapa yang ada
di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah
berlalu...)
Sebab bersunat
atau tidak bersunat tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru,
itulah yang ada artinya. (Galatia 6:15)
pada waktu itu
Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita
lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan
oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus, (Titus 3:5)
Pekerjaan selanjutnya adalah penyelarasan hidup baru dengan cara berpikir
baru atau penyelarasan iman dan kehidupan sehari-hari berdasarkan iman kepada
Yesus Kristus. (Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi
berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah
kehendak Allah ...) Jika ini tidak terjadi maka hidup kita menjadi sia-sia,
selain itu hidup baru saudara di dalam Kristus menjadi compang-camping (Luk
5:36-37)
Kecenderungan manusia selalu ingin kembali kepada hidup lama bisa secara
tersurat maupun tersirat. Contohnya bangsa Israel
1.Ketika dalam
penindasan berseru kepada TUHAN (Kel 2:23-25) dalam Perjanjian baru (Yoh 3:16,
Lukas 4:18,19, Titus 2:11-14)
2.Lalu Tuhan
menolong melepaskan mereka (Kel 3:19,20; Kel 6:5,6)
3.Beranggapan
lebih baik di Mesir (dalam perbudakan)
(Ke14:11-12)
4.Ingin
kembali pada kenikmatan dosa (Bil 11:5,6)
Apa saja yang
terjadi ketika kita hidup baru / dilahirkan kembali / bertobat
1.Mati menjadi
hidup (Roma 6:13;Kolose 1:20;1 Peter 1:23; Yeh 11:19,20)
2.Keberadaannya
adalah terang (Efe 5:8)
3.Tata nilainya
berubah (Fil 3:7)
4.Statusnya
berubah (1 Pet 2:10)
Baca juga Mar
7:20-23 Efe 5:1-10, Gal 5:19-26
Bagaimana
mengisi kantong baru dengan anggur baru
Ketika
seseorang sudah ada di dalam Kristus maka tidak sekonyong-konyong segala
mengerti tetapi harus belajar untuk menyesuaikan dengan mempelajari firman
Tuhan sebagai buku panduan untuk hidup baru atau mengisi kantong baru dengan
anggur baru.(Roma 12:2)
Kenalilah
hidup baru saudara dan isilah hidup baru tersebut dengan Firman Tuhan.
Contoh anggur
lama dalam kantong baru
Membalas judes
dengan judes, cuek dengan cuek (pengikut), menentukan peruntungan dengan hitung
kancing, dengan membolak balik, berjuang berbuat baik untuk dapat
sorga-berkat-dikabulkan doa (mencoba mengelabui TUHAN), menerima
nasihat-nasihat orang fasik (tentang angka-angka, hari baik, peruntungan, jodoh
dll), mau bukti baru percaya, mengharuskan apa yang tidak harus, mengabaikan
apa yang harus dilakukan...(Kolose 2:20-23)
Seharusnya anggur
lama dalam kantong baru
Membalas judes
dengan ramah, cuek dengan perhatian (pemrakarsa), bersandar kepada Tuhan dan
firmanNya, percaya dengan penuh kepada Tuhan
Tetapi seperti
ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat
oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang
tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang
disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia." (1 Kor 2:9)
sebab hidup
kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat
(2 Kor 5:7)
Di dalam hidup
ini tidak ada pilihan hidup tanpa resiko. Jika tidak memilih sekalipun tetap
beresiko. Pilihlah hidup pernuh resiko dalam hidup baru bersama Tuhan Yesus.
Isilah dengan cara hidup yang baru. Amin